The Relationship Between Food Abstinence Behaviour and Perineal Wounds in Postpartum Mothers on Days 1-7

Authors

  • Iin Danial Puskesmas Pagiat
  • Hayun Manudyaning Susilo Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Keywords:

Dietary restriction culture, nutrition, perineal wound healing, postpartum mothers, REEDA scale

Abstract

The postpartum period is a critical phase of maternal recovery in which adequate nutrition is essential for preventing complications and promoting perineal wound healing. However, cultural practices involving dietary restrictions are still commonly observed and may negatively affect nutritional intake and healing outcomes. This study aimed to examine the relationship between dietary restriction culture and perineal wound healing among postpartum mothers. A quantitative descriptive–analytical study with a cross-sectional design was conducted involving 32 postpartum mothers within 3–14 days after delivery who experienced perineal lacerations. Samples were selected using simple random sampling. Data were collected using a structured questionnaire to assess dietary restriction practices and the REEDA scale to evaluate perineal wound healing. Descriptive statistics were used for univariate analysis, while the Spearman rank correlation test was applied for bivariate analysis (α = 0.05). The results showed that 53.1% of respondents did not practice dietary restrictions, and wound healing outcomes were evenly divided between good and poor categories (50.0% each). Statistical analysis revealed a significant relationship between dietary restriction culture and perineal wound healing (p = 0.001), with a very strong negative correlation (r = −0.932). In conclusion, dietary restriction practices are strongly associated with poorer perineal wound healing. Adequate and balanced nutrition during the postpartum period is therefore essential to support wound healing and improve maternal health outcomes.

References

Armala, N. et al. (2010) “Pantang Makanan Terhadap Lamanya Penyembuhan Luka Perineum Pada Ibu Nifas,” Jurnal Ilmu Kesehatan, hal. 95–100.

Hardianty, D., Kartika, D. dan Mualimah, M. (2021) “Hubungan antara Pantang Makanan Ibu Nifas dengan Kecepatan Penyembuhan Luka Perineum di Puskesmas Nosarar Kota Palu Tahun 2020,” Jurnal Kesehatan Mahasiswa UNIK, 2(2), hal. 36–45.

Jalellani, A.K., Putri, M. dan Lubis, N.A. (2017) “Hubungan Pengetahuan Ibu Nifas tentang Makanan Gizi Seimbang dengan Penyembuhan Luka Perineum,” Journal Endurance, 2(1), hal. 31–36.

Kasari, I.A.D. dan Wahyuni, C. (2020) “Analisis Pantang Makan dengan Derajat Luka Perineum terhadap Penyembuhan Luka pada Ibu Nifas,” Idea Nursing Journal, XI(1), hal. 24–30.

Komala, Y. (2017) “Pengaruh Konsumsi Tinggi Protein Nabati.”

Mandasari, N., Afrina, R. dan Purnama, A. (2020) “Budaya dan Keyakinan Pantang Makan terhadap Proses Penyembuhan Luka Episiotomi,” Jurnal Kesehatan Pertiwi, 2(2), hal. 161–167.

Marcellina, E.F. dan Nisa, F. (2018) “Hubungan antara Pantang Makanan dengan Penyembuhan Luka Perineum di Ruang Mawar RSI Jemursari Surabaya,” The Indonesian Journal of Health Science, 10(2), hal. 101–109.

Maritalia, D. (2014) Asuhan Kebidanan Nifas dan Menyusui. Yogyakarta: Pustaka Belajar.

Nurjanah, S., Puspitaningrum, D. dan Ismawati, R. (2017) “Hubungan Karakteristik dengan Perilaku Ibu Nifas dalam Pencegahan Infeksi Luka Perineum di RS Roemani Muhammadiyah Semarang,” Prosiding Seminar Nasional Publikasi Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, hal. 336–347.

Oktarina, O. (2020) “Perilaku Pemenuhan Gizi pada Ibu Menyusui di Beberapa Etnik di Indonesia,” Buletin Penelitian Sistem Kesehatan, hal. 236–244.

Rohmin, A., Octariani, B. dan Jania, M. (2017) “Faktor Risiko yang Mempengaruhi Lama Penyembuhan Luka Perineum pada Ibu Postpartum,” Jurnal Kesehatan, VIII(3), hal. 449–454.

SDKI (2017) “Strategi Pelaksanaan Program Keluarga Berencana Berbasis Hak untuk Percepatan Akses Terhadap Pelayanan Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi yang Terintegrasi dalam Mencapai Tujuan Pembangunan Indonesia.” Badan Perencanaan Pembangunan Nasional.

Selvianti, D. dan Widyaningsih, S. (2023) “Budaya Pantangan Mempengaruhi Penyembuhan Luka Perineum pada Ibu Nifas di PMB ‘M’ Bengkulu City,” Journal of Midwifery, 11(1), hal. 91–96.

Sinaga, R. et al. (2022) “Hubungan Status Gizi Ibu Nifas dengan Penyembuhan Luka Perineum,” Indonesian Health Issue, hal. 69–75.

Walyani dan Purwoastuti (2015) Asuhan Kebidanan Masa Nifas dan Menyusui. Yogyakarta: Pustaka Baru Press.

WHO (2014) “Kematian Ibu di Dunia.” Geneva, Switzerland: World Health Organization (WHO). Tersedia pada: https://www.academia.edu/9825392/minikti_tr

Windiarti, Y.D. (2020) “Hubungan Pantang Makanan dengan Penyembuhan Luka Perineum pada Ibu Nifas (Di Puskesmas Balen Kabupaten Bojonegoro),” Repositori Institut Teknologi Sains dan Kesehatan, hal. 1–8.

Downloads

Published

2026-01-28

How to Cite

Iin Danial, & Susilo, H. M. (2026). The Relationship Between Food Abstinence Behaviour and Perineal Wounds in Postpartum Mothers on Days 1-7. Journal of Health and Midwifery Soepraoen, 1(2), 107–112. Retrieved from https://johmis.itsk-soepraoen.ac.id/index.php/johmis/article/view/26